KEMAMPUAN ORANG TUA MEMBACA AL-QUR’AN DAN KAITANNYA TERHADAP MINAT MEMBACA AL-QUR’AN DI DESA TALUN KENAS KECAMATAN STM HILIR DUSUN II PATUMBAK


Judul:

KEMAMPUAN ORANG TUA MEMBACA AL-QUR’AN DAN KAITANNYA TERHADAP MINAT MEMBACA AL-QUR’AN DI DESA TALUN KENAS KECAMATAN STM HILIR DUSUN II PATUMBAK

Nama:

AFRIYANI

Abstraksi:

Al-Qur’an sebagai ajaran suci umat Islam, di dalamnya berisi petunjuk menuju ke arah kehidupan yang lebih baik, tinggal bagaimana manusia memanfaatkannya. Menanggalkan nilai-nilai yang ada di dalamnya berarti menanti datangnya masa kehancuran. Sebaliknya kembali kepada al-Qur’an berarti mendambakan ketenangan lahir dan bathin, karena ajaran yang terdapat dalam al-Qur’an berisi kedamaian.

Oleh karena itu, merupakan suatu kewajiban bagi seorang muslim untuk selalu berinteraksi aktif dengan al-Qur`an, menjadikannya sebagai sumber inspirasi, berpikir dan bertindak. Membaca al-Qur`an merupakan langkah pertama dalam berinteraksi dengan Allah. Al-Qur’an yang secara harfiyah berarti “bacaan sempurna” merupakan suatu nama pilihan Allah yang sungguh tepat, karena tiada satu bacaan pun sejak manusia mengenal tulis baca lima ribu tahun yang lalu yang dapat menandingi al-Qur’an. Tiada bacaan semacam al-Qur’an yang dibaca oleh ratusan juta orang yang tidak mengerti artinya dan atau tidak dapat menulis dengan aksaranya. Bahkan dihafal huruf demi huruf oleh orang tua, remaja dan anak-anak.

Kehidupan beragama di Desa Talun Kenas Kecamatan STM Hilir Dusun II Patumbak cukup baik, banyak hal-hal yang dilakukan masyarakat dalam mengisi aktivitas ke agamaan seperti mengadakan pengajian, membaca al-Qur’an. Kemampuan orang tua membaca al-Qur’an kurang baik, hal ini terbukti dari jawaban responden. Dengan demikian kemampuan orang tua membaca al-Qur’an perlu ditingkatkan.

Dengan kemampuan orang tua membaca al-Qur’an tentu saja berpengaruh terhadap minat baca al-Qur’an, hal ini terbukti dengan jawaban responden yang mayoritas menjawab bahwa mampu membaca al-Qur’an berpengaruh terhadap minat baca al-Qur’an. Ada beberapa hambatan yang dihadapi responden ketika mau membaca al-Qur’an, pertama, tidak pandai membaca al-Qur’an, kedua, tidak begitu lancar membaca, ketiga, tidak ada waktu untuk membaca al-Qur’an dan keempat tidak tahu artinya.[]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: