UII dan UISU Medan Sepakati Kerjasama Pada Program Pascasarjana


Minggu (27/2), Program Pascasarjana FE UII malakukan Penandatanganan MoU dengan Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) Medan sebagai upaya meningkatkan kualitas Program Pascasarjana pada kedua belah pihak. Acara yang berlangsung di Aula Utara FE UII ini dihadiri oleh Koordinator Kopertis Wilayah V, Ir. Bambang Supriadi, CES BEA, Rektor UISU, Ir. Mhd. Assaad dengan didampingi para staffnnya, Pembina Badan Wakaf UII, Safarudin Alwi, Rektor UII, Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec., Direktur Program Pascasarjana UII, Dr. Zaenal Mustofa Elqodri, MM, dan mahasiswa Program Pascasarjana Fakultas Ekonomi (FE) UII.

Direktur Program Pascasarjana UII, Dr. Zaenal Mustofa Elqodri, MM, mengawali sambutannya menyampaikan informasi mengenai perkembangan mahasiswa Program Pascasarjana FE UII. Hingga saat ini, Program Pascasarjana S2 Magister Manajemen telah menginjak pada angkatan ke-36, Magister Ekonomi angkatan ke-3, Magister Akuntansi angkatan ke-2 dengan jumlah mahasiswa baru berjumlah 65 orang. Sementara itu, Program Doktorial Ilmu Ekonomi telah menginjak pada angkatan 14 dengan jumlah mahasiswa baru berjumlah 22 mahasiswa.

Melihat dari kuantitas mahasiswa Pascasarjana FE UII tersebut, Direktur Program Pascasana UII mengiyakan jika jumlah mahasiswa masih cenderung sedikit. Namun hal ini bermakna positif sebab jumlah tersebut telah mengalami peningkatan yang luar biasa dibandingkan dengan angkatan sebelumnya. “Meski cenderung dipersepsikan kuliah di S3 UII itu sulit, namun animo untuk berstudi program S3 di FE UII, mengalami peningkatan yang luar biasa”, ungkapnya. Dengan jumlah peningkatan kuantitas tersebut, Zaenal Mustofa mengajak kepada segenap jajaran pengelola program pascasarjana baik pada jenjang S2 dan S3 untuk selalu berupaya meningkatkan tingkat prodiktifitas dan kualitasnya dengan tetap menjaga koridor keilmuan dan kualitas akademik.

Direktur Program Pascasarjana UII juga menginformasikan bahwa pada Stadium Generale yang diselenggarakan hari ini juga dihadiri oleh mahasiswa Program Pascasarjana dari Bima. Hal ini merupakan bukti bahwa dalam pelaksanaan proses studi di Pascasarjana FE UII tidak menerapkan metode kelas jauh. “Sesuai dengan Peraturan Pemerintah dan Acuan dari Rektor UII, Program Pascasarna UII tidak ada kuliah jauh, dan hanya akan dilangsungkan di Yogyakarta, dengan demikian mahasiswa wajib hadir dan mengikuti perkuliahan sesuai standar yang telah diterapkan oleh UII, meskipun pernah diselenggarakan kuliah di UISU Medan, namun hal itu hanya bersifat matrikulatif”, tegasnya. Selain berlangsung stadium generale dan penandatanganan MoU dengan UISU, Program MM FE UII juga memberikan penghargaan kepada mahasiswanya yang mempunyai prestasi terbaik tiap tahunnya.

Penandatanganan MoU direspon Positif

Rektor UII, Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec., merespon jumlah kuantitas mahasiswa program pascasarjana yang semakin meningkat. Selama ini, UII selalu menjaga rasio dosen pengajar dan jumlah mahasiswa agar tetap berimbang. “Seperti halnya yang terjadi dalam Program S1 UII, jumlah pendaftar calon mahasiswa yang mencapai 12000 orang, UII hanya menerima 4000 orang dari jumlah keseluruhan tersebut”, ungkapnya.

Dalam penerapannya, pelaksanaan Program Pascasarjana selalu melakukan peningkatan dalam 3 sektor penting, yakni mengenai proses seleksi penerimaan calon mahasiswa, kualitas proses pembelajaran yang berlangsung, dan kualitas SDM staff pengajar. Selain tetap berpegang teguh pada norma akademik yang berlaku, UII selalu melakukan pengkajian, pengevaluasian, perbaikan dalam proses penyelenggaraan program pascasarjana seperti diperketatnya proses seleksi dan peningkatan disiplin dosen guna melakukan pembimbingan. Alhasil, program pascasarjana mengalami peningkatan yang signifikan.

Kepada Rektor UISU, Prof. Edy Suandi Hamid mengucapkan terima kasih yang mana telah mempercayakan UII sebagai patner kerja dalam meningkatkan kualitas program pascasarjana terutama program doctorial bidang ilmu ekonomi. Dengan penandatanganan MoU kerja sama kedua belah pihak, dapat dimaknai sebagai salah satu bentuk tanggung jawab bersama untuk saling menguatkan dan mengembangkan program yang dilaksanakan di perguruan tinggi terutama sesama perguruan tinggi Islam. Prof. Edy Suandi Hamid kembali menegaskan bahwa meski UII melakukan kerja sama dengan universitas di luar Jawa, UII tetap tidak membuka kelas jauh, jika didapati perkuliahan maka hal tersebut hanya matrikulatif. “UII pernah melakukan kunjungan dan melaksanakan kuliah matrikulatif di UISU Medan”, ungkapnya.

Rektor UII juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Koordinator Kopertis Wilayah V Yogyakarta karena telah meluangkan hadir untuk mengisi stadium generale meski hari libur.

Sementara itu, Rektor UISU, Ir. Mhd. Assaad, juga mengungkapkan rasa terima kasih atas kerja sama yang telah disepakati bersama. “Ini merupakan suatu kehormatan bagi UISU yang telah diundang hadir pada acara ini”, ungkapnya. Selain melakukan kerja sama guna mengembangkan program Pascasarjana di bidang ekonomi, bersama UII, UISU akan melakukan program pertukaran dosen ahli di Fakultas Kedokteran.

Dengan adanya penandatanganan MoU kerja sama ini, Rektor UISU Medan berharap kedua belah pihak akan mendapatkan keberkahan dalam meningkatkan kualitas lulusan pada masa mendatang. “Dengan MoU ini, semoga bisa menjadi semangat baru bagi UISU dalam mengembangkan PTS di Sumatera Utara sekaligus dapat membawa berkah dalam meningkatkan kualitas lulusan pada masa mendatang bagi kita semua”pungkasnya.
Sumber: http://www.uii.ac.id/content/view/1321/257/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: